khasiat daun sirih

Khasiat daun sirih

khasiat daun sirihMungkin selama ini kita sudah sering mendengar dengan yang namanya daun sirih, namun banyak juga diantara kita yang belum mengetahui tentang khasiat daun sirih, yang ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, baik itu untuk penyembuhan penyakit maupun untuk mencegah penyakit, misalnya untuk mengobati sakit mata, kelik aja tips merawat mata untuk membaca postingan serba serbi tentang khasiat daun sirih sebagai obat sakit mata.
Dalam kali ini serba serbi akan mencoba berbagi tentang khasiat daun sirih lebih banyak lagi diantaranya adalah sebagai berikut

Khasiat daun sirih

  1. Obat sakit jantung
    1. Ambil beberapa daun sirih kurang lebihnya 3-5 lembar, sebaiknya daun yang bagus (tidak dimakan ulat)
    2. Potong kecil-kecil daun sirih yang sudah kita ambil tadi
    3. Setelah itu daun sirih yang sudah kita potong-potong kita rebus dengan air sebanyak 4 gelas
    4. Rebus air yang bercampur dengan daun sirih tersebut sampai airnya menjadi dua gelas
    5. Setelah itu kita kita saring, minum dua kali sehari selagi hangat. sekali minum 1 gelas, sebaiknya diminum sebelum makan
  2. Obat batuk
    1. Ambil daun sirih yang tidak terlalu tua dan muda, yang sedang sedang saja sebanyak sepuluh lembar
    2. Setelah itu daun sirih tersebut kita cuci bersih
    3. Daun sirih yang sudah kita cuci tersebut, kita rendam dialkohol 70% kurang lebih selama 30 Menit, tujuannya untuk membunuh kuman yang ada didaun sirih
    4. Setelah itu daun sirih tersebut kita rebus diair sebanyak 4 gelas sampai menjadi 1 gelas, dan jangan lupa kita campurkan gula pasir atau gula putih sebanyak 100 gram
    5. Selah airnya berkurang menjadi 1 gelas kita biarkan sampai dingin, setelah itu kita masukkan kemedia penyimpanan, misalnya botol bekas aku yang bersih
    6. Minum obat ramuan tadi kita minum 3 kali sehari, dan sekali minum 1 sendok makan
Demikianlah posting serba serbi kali ini tentang khasiat daun sirih semoga bermanfaat dan dapat digunakan sebagi obat alami yang murah meriah yang aman dari campuran bahan kimia yang mempunyai efeksamping dalam waktu yang lama atau cepat, semoga bermanfaat
Referensi gambar : http://seo-mercon.blogspot.com/2012/02/manfaat-daun-sirih-dan-khasiatnya.html

Khasiat daun sirih

READ MORE - khasiat daun sirih

Cerpen remaja hadirnya cinta part VI

Cerpen remaja

cerpen remajaMelanjutkan tentang cerpen remaja hadirnya cinta part V kali ini serba serbi akan mencoba menyambung lagi, maaf ni karena baru bisa nyambungnya karena lagi lumayan sibuk ngurusin blog yang satunya lagi, kan pengen mau buat toko online Kopi Luwak, eh kok malah ngelantur pulak, langsung aja ya biar nggak kebuang waktunya dengan percuma, ya nggak...? bagi yang belum baca yang part sebelumnya keli aja cerpen remaja hadirnya cinta part V bagi yang udah ngebaca langsung aja kita mulai

Cerpen remaja hadirnya cinta part VI


"Apa tujuan pertama loe kesini" Tanya Vany saat diperjalanan pulang
"Pengen kenal ama loe" Jawab Arya
"Gue seriuz"
"Loe pikir gue bercanda...?"
"nggak-nggak kok tiba-tiba loe bisa ada ditaman...?
"Tadi itu gue baru datang, rencanya mau langsung kerumah Nita, tapi saat gue melewati kursi taman gue lihat ada yang menangis, gue perhatikan kek pernah lihat wajah loe, begitu gue inget foto loe, gue langsung inget kalau itu loe."
"Jadi loe nggak tau gue nangis gara-gara apa...?"
"Awalnya sih nggak, tapi saat loe bilang, cowok itu semuanya brengsek, gue tau pasti loe nangis gara-gara pacar loe."
"Oh... makanya loe menghibur gue ea...?"
"Tadi itu bukan cuman untuk menghibur loe, tapi itu kenyataan, dan gue nggak bisa lihat cewek menangis, apa lagi gara-gara cowok, gue ikut merasa bersalah, karena gue cowok" Kata Arya
"Owh ya...? syukurlah kalau loe fikir gitu, tapi sekarang dia udah bukan pacar gue lagi kok."

cerpen remaja

"Emang apa yang terjadi...?"
"Dia ngeduain gue, yang lebih parahnya lagi adalah pacarnya itu sahabat gue sendiri"
"Ihhh emang brengsek ya tu cowok...?" Kata Arya geram
"Udahlah gue nggak mau ngomongin itu lagi"
"Tapi harusnya bersyukur, karena loe taunya sekarang, kalau nggak pasti mantan pacar loe masih ngebohongin loe" Kata Arya
"Iya juga sich, tapi gue udah nggak percaya dengan yang namanya cowok, jadi percuma aja loe ngedekitin gue, loe pasti nggak bakalan berhasil."
"Eh belum tentu, gue masih belum menyerah lho, tapi walau pun gue nggak bisa ngedapetin loe seenggaknya gue punya kenangan indah bersama loe."
"Oh ya...? so sweet banget, kita lihat aja entar apa yang akan terjadi"
"he...he.... tapi rumah loe masih jauh nggak...?"
"E... nggak kok. E.. itu rumah gue" Kata Vany sambil menunjuk sebuah rumah yang tak beberapa jauh darinya.
"Oh... nggak kerasa kita jalan udah jauh juga "
"Iya... e.. thanks ya loe udah nganterin gue e... mau masuk dulu nggak...?" Tawar Vany
"e... nggak usah deh, udah malam juga, gue mau langsung pulang kerumah Nita aja"
"Oh ya.. udah"


cerpen remaja

"oh ya... loe biasanya berangkat kekampus jam berapa...?" Tanya Arya
"Kenapa nanya-nanya...? mau nganterin gue...? " Tanya Vany ngasal
"Kalau loe nggak keberatan sich"
"Kalau gue keberatan juga pasti loe bakalan tetap datang kan..? "Kata Vany
"he...he... itu loe tau.. nah sekarang kasi tau"
"ehm.. kalo gue nggak mau...?"
"Gue bisa nanya ama Nita"
"ya udah nanya aja langsung ama Nita, gampangkan...?" Balas Vany santai
"ih.. loe tu.. bisa nggak sich bersikap baik dikit ama gue...?"
"Enggak"
"Ya udahlah tapi gue belum nyerah kok, sampai ketemu besok ya..." kata Arya sambil melangkah pergi. Tapi....
"Arya bingung...."
"ada apa...?"
"e... nggak jadi e. ya udah gue masuk dulu ya... kata Vany dan melangkah masuk kedalam rumahnya.
"he....?!!!" Kata Arya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal karena bingung atas sikap Vany, kemudian menggelengk-gelengkan kepala dan melangkah pergi
Begitu sampai dikamar Vany langsung merebahkan tubuhnya dikamarnya dikasur sambil menatap langit-langit kamarnya, begitu juga yang dilakukan Arya mereka tersenyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi.

Cerpen remaja



Paginya Vany bangun lebih awal dan ia sengaja berangkat lebih cepat dari pada biasanya, setelah rapi Vany melangkah kemeja makan dan Vany hanya mengambil sepotong roti yang telah disediakan mamanya.
Vany keluar dari rumahnya dan saat melangkah tiba-tiba ada yang mengklaksonnya, ia melihat sekeliling mencari asal suara dan tempak tak jauh darinya ada seorang cowok yang telah dikenalnya.
"Arya loe nggapain disini pagi-pagi gini...?"
"Ya mau ngantar loe lah"
"Inikan baru pukul 06:07 loe sejak kapan disitu...?" Tanya Vany setelah melirik jam tangannya
"he..he... jam 05:00 pagi"
"What...?!!! jam lima...?"
"Ye nggak usah teriak-teriak juga gue denger kok, gue kan nggak budeg" kata Arya
"Ck....ck...ck... loe udah gila ya...?"
"Ya enggaklah, sembarangan aja, gue tau loe pasti hari ini akan pergi lebih awal, makanya gue juga datangnya lebih awal."
"Loe tau dari mana....?"
"Loe nggak tau ya...? gue kan bisa ngeramal?"
"ih sok tau"
"Bukan sok tau, tapi gue emang tau kok loe pasti datang lebih awal karena mau cepet-cepet ketemu gue kan...?"
"ih... ke pe dean banget loe yang ada tuch gue mau menghindar dari elo..."
"oh ya....? gue salah tafsir ni tadi pagi, tapi nggak papa deh, mau loe apa itu gue nggak penting yang penting sekarang loe ikut gue"
"Maksa nih ceritanya...?"
"Sebenarnya sich niat gue ngajak, tapi kalau loe mikirnya gitu terserah loe deh, udah yuk naik"
"Kalau gue nggak mau...?"
"Loe harus mau, udahlah mending sekarang loe ikut gue ntar waktu kita berkurang"
"Berkurang...?" Tanya Vany sambil melirik jam tangannya "ini aja baru jam 06:15 gue masukkan pukul 08:00 dari sini kekampus 15 menit juga sampai."
"Ya emang sich, tapi itukan biasanya, namun kali ini mungkin kita bakalan tiba dikampus 1 jam setengah lagi, makanya buruan naik " Kata Arya
"Motor rongsokan dari mana nich " Kata Vany sambil duduk dimotor yang dibawa Arya tadi
"Sembarang rongsokan, ini baru tau"
"What...? baru apanya....?"
"Baru.... baru makek maksudnya eh... baru gue pakeklah maksudnya" Ralat Arya
"Ya udahlah yuk jalan"
"Sekarang...?"
"Nggak.. nunggu gue tua...! heran jelaslah sekarang"
"he...he... bercanda gitu aja sewot"
"Udah deh jangan meledekin mulu' " Kata Vany "Mas...mas kampus Mawar ya?" lanjutnya sambil menepuk bahunya Arya
"Enak aja emang loe kira gue tukang ojek apa...?"
"Lho emangnya nggak...?"
"Ojek pun ojeklah ya udah kita berangkat sekarang" kata Arya dan mengendarai motonya meninggalkan halaman rumah Vany
"Tadi loe pasti bercandakan" Tanya Vany saat diperjalanan
"Soal...?"
"Loe datang kerumah gue pukul 05:00"
"Loe nggak percayakan....?"
"Ehm... bisa dibilang gitu"
"Terserah ama loe aja. Kalau loe percaya ya bener kalau nggak ya terserah" Balas Arya
Besambung dulu ya...

cerpen remaja

READ MORE - Cerpen remaja hadirnya cinta part VI

Manfaat daun pepaya

Manfaat daun Pepaya

daun papayaManfaat daun pepaya inilah share serba serbi kali, mungkin sahabat sudah sering mendengar tentang yang namanya buah pepaya, ada juga yang menyebutnya buah betik maupun gandul, namun intinya tetap buah yang sama.
Buah Pepaya sangat banyak manfaatnya mulai dari buah hingga kedaunnya, baik itu daun yang muda maupun daun yang sudah tua, dalam posting sebelumnya serba serbi berbagi tentang manfaat pepaya yaitu tentang buahnya kelik aja manfaat pepaya untuk membaca postingan sebelumnya, dan kali ini serba serbi akan mencoba berbagi tentang manfaat daun pepaya, yang tak kalah juga dengan daun rambutan ataupun kulit manggis.

Manfaat daun pepaya

Diantara manfaat daun pepaya adalah sebagai berikut :
  1. Obat jerat, inilah salah satu manfaat daun pepaya, sebagai obat jerawat, yang tentunya bukan cuma baru kali ini serba serbi berbagi tentang obat jerawat, kelik aja Manfaat pisang untuk kecantikan untuk membaca tips yang lain tentang menghilangkan jerawat. cara menfaatkan daun pepaya sebagai obat jerawat pun cukup mudah, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
    1. Ambillah 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua
    2. Jemur daun pepaya tersebut, sampai menjadi kering, dan berubah warnanya sedikit kehitam-hitaman, dan menjadi renyah
    3. Setelah itu daun pepaya yang sudah menjadi kering kita, tumbuk sampai halus
    4. Cara mengunakannya, campurlah bubuk daun pepaya yang sudah halus kita tumbuk dengan sedikit air, setelah itu kita tempelkan kewajah kita, seperti mengunakan masker, biarkan sampai agak kering setelah itu kita cuci dengan air hangat.
  2. Menambah nafsu makan, Manfaat daun pepaya juga bisa digunakan untuk menambah nafsu makan, bagi sahabat yang sering tidak selera saat makan tidak salah untuk memcobanya, cara membuatnya tidaklah terlalu repot, kita membuat jamu dari daun pepaya, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
    1. Ambillah beberapa lebar daun pepaya yang masih segar
    2. Setelah itu kita cuci bersih daun pepaya tersebut
    3. Kita haluskan, dengan cara diparut, ditumbuk atau diblender, sampai halus,
    4. Kita tambah air sedikit setelah itu kita peras ambil airnya dan buang sampahnya
    5. Kita tambahkan dengan sedikit garam dan asam jawa. Rasanya lumayan pahit, lho
  3. Nyeri saat haid. Manfaat daun pepaya yang selanjutnya adalah khusu untuk cewek, karena hanya cewek yang merasakan, yaitu sebagai obat haid. Adapun cara membuatnya cukup mudah dan khasiatnya cukup lumayan. adapun langkah-langkah membuatnya adalah sebagai berikut :
    1. Ambillah beberapa lembar daun pepaya yang masih segar
    2. Cuci bersih daun pepaya tersebut
    3. Rebus daun pepaya tersebut, dengan perbandingan 2 lembar daun pepaya untuk satu gelas air, samapai memdidih dan jangan lupa dicampur dengan sedikit garam dan asam jawa
    4. Saring airnya, minum selagi hangat
Demikianlah beberapa manfaat daun pepaya, yang dapat serba serbi sharekan, semoga bermanfaat,

manfaat daun pepaya

READ MORE - Manfaat daun pepaya

Cerpen remaja hadirnya cinta Part V

cerpen remajaWah udah lama ni nggak ngelanjutin cerpen remaja hadirnya cinta ni, kali ini serba serbi akan mencoba melanjutkannya. udah banyak juga yang minta supaya melanjutkan. sekarang waktunya... he..he... Namun mungkin ada juga sahabat yang belum sempet membaca cerpen remaja yang part IV kelik Aja Cerpen remaja hadirnya cinta part IV untuk membacanya. Bagi yang udah sekarang lanjut membacanya

Cerpen Remaja Hadirnya cinta Part V


“Ha…ha… bingungkan loe… he..he…he… samalah sebenarnya gue juga bingung sich…”
“???!!!@?!?!”…….
“Makin bingungkan loe sebenarnya gue juga sich “ Kata Arya. Vany meletakkan tangannya didahi Arya
”Loe sakit ya....?” Tanya Vany
”Sembarangan.. !!! Sakit...! ”Kata Arya
”Tapi dahi loe panas tu atau jangan-jangan loe lupa minum obat ya....?”
”Loe pikir gue ini apaan ha...? Stress..!?”
”Lho jadi loe baru nyadar..?”
”Ih... nyebelin banget sih loe...”
”He..he... bercanda, gitu aja marah....?”
“Udahlah kita akhiri basa-basi ini, ehm.... by the way loe tadi nangis gara-gara apa sich...?”
“Tolong jangan bahas itu lagi, Gue nggak mau, ehm… tapi bukannya tadi loe nenangin sambil bilang cowok brengsek, gue kira loe udah tau masalahnya..?”
“Sebenarnya...... tadi itu..... gue cuman nebak aja”
“He...?! Serius loe...?
“Ia biasanya cewek kalau lagi nangis sendirian pasti gara-gara cowok”
“Iya emang cowok itukan brengsek!!!!”
“Bener banget tuch, emang cowok itu pada brengsek, tapi kecuali gue.....”
“Iya bener kalau semua cowok itu brengsek and loe nggak berarti...”
“Apa.....?”
“Bisa dicurigain nih, loe ini cowok apa bukan”
“Loe fikir gue itu banci...?”
“Bukan gue lho yang ngomong....?”
“Kalo gue banci mana mungkin gue suka ama loe...”
“iya juga sich...”
“ha la kan makanya gue nggak banci, eh tapi seriuz nich loe nggak suka ama gue..?”
“Untuk sekarang nggak...”
“Kalau kedepannya....?”
“Ehm... nggak tau... gue kan bukan peramal “
“Tapi gue masih punya kesempatan kan..?”
“Kesempatan.....?” Vany balik bertanya...
“Gue bakalan ngebuat elo suka ama gue...”
“Emang bisa....?” Vany pura-pura bingung
“Kita lihat aja. Gue yakin loe bakalan suka ama gue bahkan mungkin kalau gue lihat malah sekarang aja loe udah suka ama gue...”
“IDIH PD BANGET LOE....?”Kata vany kesel, (sengaja dibuat besar oleh editing biar pembaca juga ikut kesel ngebacanya... he...he.... kaya Vany, biar adil)
“Itu harus ...!!! hal yang harus dimiliki oleh setiap cowok, percaya diri..!!! percaya diri itu perlu”
“Iya PD itu emang perlu, tapi kalo elo itu buka pd tapi kepedean lebih tepatnya”
“Ok itu gue nggak perduli, pokoknya gue yakin loe bakalan suka ama gue, ehm...???!!! bagai mana kalau kita taruhan...?” Kata Arya..
“Taruhan...? emang taruhan apa....?” Kata Vany bingung
“Iya taruhan, kalau dalam seminggu ini gue bakalan buat loe suka ama gue...”
“He...!?”
“Loe masih bingung..? Kalau nggak gini aja kalau dalam seminggu ini gue bisa dapetin loe atau loe suka lebih tepatnya loe harus nyium gue....”
“What....?” Kata Vany terkejut, terlihat dari expresi wajahnya yang jadi merah menyala secara tiba-tiba.
“Loe nggak denger atau pura-pura nggak denger sich...?”
“Iya gue denger, tadi cuman reflek aja, ehm... kalo loe nggak berhasil....?” tanya Vany
“Gue bakalan pergi dari kehidupan loe untuk selama-lamanya, gue nggak bakalan muncul lagi dihadapan loe, kalau perlu gue bakalan ngelupain loe...”
Ehm....?”
“Impas kan...? loe mau nyium gue atau gue bakala pergi dari sisi loe untuk selama-lamanya..”
“ehm... Oke....! gue setuju”
“Deal.....!?” kata Arya sambil mengulurkan tangan
“Deal.....!” balas Vany dan balas menjabat tangan Arya
“Oke satu minggu diawal dari besok pagi gue bakalan tinggal dirumah Nita selama satu minggu ini untuk ngebuat loe suka ama gue...”
“Loe nggak kuliah...?”
“Kampus gue libur”
“Kok kampus gue nggak”
“Nggak tau... tanya aja ama Kepsek jangan ama gue donk, loe fikir gue asistennya apa...?
“Bukanya Kepsek itu untuk sekolah ya...?”
Emang gue bilangkan tadi Dosen”
“Masak sich bukanya kepsek...???!!!!”
“Yeee orang gue yang ngomong, kok loe yang protes, gue bilangkan dosen yeee...”
“Nggak loe bilang tadi.....?” Belum selesai Vany menyelesaikan kata-katanya sudah keburu dipotong oleh Rian
“Udah donk kita kan baru kenal masak sich udah berantem..” potong Arya
“Kenapa nggak...?” balas Vany
“Ah udahlah, eh gue anterin loe pulang ya....?”
“Emang loe tau rumah gue...?”
“Itu dia masalahnya, gue nggak tau rumah loe, itu makanya gue nganter loe pulang sekarang, agar tau rumah loe dimana...?”
“Oh pinter.... kalau gue nggak mau...?”
“Gampang, gue kan bisa ngikutin loe pulang, kalau nggak gue nanya aja ama Nita” Kata Arya santai
“Bagus...”
“Of course”
“a ye lah...”
“Ya udah loe mau pulang sekarang nggak...?”
“Nggak....!!!”
“Emang loe belum puas menangisnya....?”
“Loe ngeledekin gue ya...?”
“Baguslah kalau loe sadar..”
“Ihh re-sek banget sich loe...?”
“suke-suke lah... kan udah sore nich, emang loe mau kemana lagi....? sore-sore kek gini..?”
“Apa perdulinya sama loe...?” Jawab Vany sewot
“emang nggak ada sich... untuk sekarang, tapi sebentar lagi iya...”
“Maksudnya....?”
“Ih.... telmi banget sich loe....?”
“Enak aja....!!!”
“Lho itukan kenyataan, udahlah pokoknya sekarang loe mau atau nggak loe harus pulang sekarang” Kata Arya memaksa
“Kalau gue nggak mau....?”
“Gue paksa”
“Kok gitu...?”
“Karena udara malam itu nggak bagus untuk tubuh, loe bisa sakit, jadi loe harus pulang sebelum malam”
“nggak mau gue mau masih disini”
“nggak bisa. Besok kita kesini lagi ayo pulang sekarang, kalo nggak mau gue gendong nich” Kata Arya siap-siap mengendong Vany Reflek Vany menghindar
“nggak... nggak... nggak ....!!!!! Re-se’ banget sich loe...? iya... iya.. gue pulang. Puas....” Kata Vany Sebel.
“he..he.. gitu donk... dari tadi kek...”
“Uh.. menyebalkan....” Kata Vany sambil melangkah meninggalkan taman dan diikuti oleh Arya
Bersambung lagi, he..he... Udah capek ngetiknya besok kita lanjutkan lagi tentang cerpen remaja hadirnya cinta part VI Oke
READ MORE - Cerpen remaja hadirnya cinta Part V

Mau ikut.....?????

Jangan dibaca!!!

Ping your blog, website, or RSS feed for Free Text Back Link Exchange My Zimbio